Minggu, 13 November 2011
tobat dan raja'
A.Tobat
1.Pengertian
Tobat adalah sikap sabar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau jalan serta berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan dosa tersebut)
Pembahasan mengenai tobat ditemukan dalam al-Qur’an:
Surah an-Nur Ayat 31.

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
Surah at-Tahrim Ayat 8

8. Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Surah Al-Baqarah Ayat 222

222. Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran." Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri[137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci[138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
Surah al-Munafiqun Ayat 10-11

10. Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"
11. Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.
Surah an-Nisa Ayat 17-18.


17. Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan[277], yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
18. Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan : "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang." Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.
Salah satu hadis yang menjelaskan tentang tobat adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah berikut ini.
“Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak berdosa” ( H.R. Ibnu Majah dari Abdullah: 4240)
Perbuatan dosa yang dilaukan seseorang akan membawa akibat buruk bagi pelakunya beberapa kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan dosa adalah
1. Menjauhkan dari dari pertolongan Allah SWT
2. Membuat hidup tidak berkah, tidak berdaya guna, dan tidak bermanfaat
3. Menimbulkan penderitaan
4. Mengeraskan hati sehingga sulit menerima kebenaran.
Melihat kebenaran yang sedemikian besar, selayaknya tiap manusia menjauhi perbuatan dosa.Kemudian,bagaimana jika seseorang telah terlanjur mengerjaan dosa? Jika seseorang telah mengerjakan dosa,ia arus bertobat.Dosa sebesar apapun dapat dihilangkan dengan cara bertobat. Hal itu difirmankan Allah SWT. Dalam Al-Quran Surah az-Zumar Ayat 53 berikut ini.

Artinya :53.
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa[1314] semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Allah SWT mempunyai beberapa nama yang menunjukan bahwa Allah Maha Pengampun. Nama-nama itu sebagai berikut.
1.Al-Gafur
Al-Gafur berarti Yang Maha Pengampun. Nama al-Gafur dijelaskan dalam ayat berikut ini.
Artinya:
96. (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. Al-‘Afuww
Al-‘Afuww berarti Yang Maha Pemaaf. Nama al-‘Afuww dijelaskan dalam ayat berarti.
Artinya:
99. Mereka itu, Mudah-mudahan Allah memaafkannya. dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
3.At-Tawwab
At-Tawwab berarti yang Maha Menerima Tobat. Nma at-Tawwab dijelaskan dalam ayat berikut ini.

Artinya:
54. Dan (ingatlah), ketika Musa Berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, Sesungguhnya kamu Telah menganiaya dirimu sendiri Karena kamu Telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), Maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan Bunuhlah dirimu[49]. hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; Maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya dialah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
2. Syarat Tobat
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang bertobat agar tobatnya diterima Allah awt. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut.
1. Tobat harus dilakukan seketika juga, yaitu setelah sadar bahwa ia telah berbuat dosa.
2. Tobat harus dilaukan dalam eadaan tidak mempunyai tanggungan hak orang lain. Contohnya adalah utang. Tobat tidak diterima sebelum utang tersebut dibayar.
3. Tobat harus merupakan nasuha, yaitu benar-benar menyesal atas kesalahan yang diperbuat dan bertekat tidak akan mengulangi lagi.
4. Tobat harus desertai pengakuan dan kesadaran bahwa manusia sangat membutuhkan ampunan dari Allah swt.
5. Tobat harus diikuti dengan perbuatan baik.
3.Amalan yang Menghapus Dosa
Beberapa amalan yang dapat menghapus dosa adalah
1. Berwudu’
2. Mengerjakan salat fardu dan salat jum’at
3. Bersujud dalam salat
4. Mengerjakan puasa ramadhan
5. Mengerjakan salat tarawih
6. Mengerjakan haji dan umrah
7. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah salat
8. Bersabar dalam penderitaan
9. Mendoakan orang tua
10.Bersedekah
4.Hikmah Tobat
Tobat mempunyai beberapa hikmah, yaitu:
1. Menyebabkan turunnya rahmat Allah SWT,
2. Membebaskan diri dari kesalahan, melapangkan diri dari kesempitan, dan mengalirkan rezeki.
3. Membersihkan jiwa
4. Memberikan kekuatan
5. Meningkatkan keimanan
6. Menghindarkan diri dari azab allah swt.
5.Bentuk Pengungkapan Tobat dapat Berupa Doa
Bentuk pengungkapan tobat dapat berupa do’a. Beberapa doa tobat para nabi terdahulu diungapkan dalam beberapa ayat berikut ini.
1.Doa Tobat Nabi Adam As.

Artinya:
23. Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami Telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya Pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.
2.Do’a Tobat Nabi Ibrahim As.

Artinya:
128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah Taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
3.Do’a Tobat Nabi Yunus As
Artinya:
87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap[967]: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, Sesungguhnya Aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."
4.Doa Tobat untuk Diri sendiri, Orang Tua, dan Kaum Muslim
Artinya:
41. Ya Tuhan kami, beri ampunlah Aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".
5.Doa Tobat untu Diri Sendiri, Orang Tua, Mukminin, dan Mukminat yang Masuk ke Rumah

Artinya:
28. Ya Tuhanku! ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahKu dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".
1.Surah al-Baqarah Ayat 286

Artinya:
286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
2.Surah Ali ‘Imran Ayat 147

Artinya:
147. Tidak ada doa mereka selain ucapan: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami[235] dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
3.Surah Ali‘Imran Ayat 193
Artinya:
193. Ya Tuhan kami, Sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", Maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.
Hadis Riwayat al-Bukhari
Ya Allah! Aku berdosa dengan dosa yang banyak dan sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Ampunilah (dosaku) dengan magfirah dari sisi-Mu dan berilah rahmat kepadaku.Sungghuh engkau Maha Pengampun, Maha penyayang (H.R. al-Bukhari dari Abu Bakar as-Siddiq: 790)
B.Raja
1.Pengertian
Raja’ adalah skap mengharap rida, rahmat, dan pertolongan Allah swt, serta yain bahwa hal itu dapat diraih.
Menurut Imran al-Gazali,harapan adalah kegembiraan hati karena menanti sesuatu yang kita senangi dan kita idam=idamkan. Agar terwujud, harapan harus disertai ikhtiar, doa, dan tawakal. Harapan yang tidak disertai ikhtiar, doa, dan tawakal hanyaakan menjadi khayalan dan angan-angan (gurur). Orang yang beriktiar tanpa berdoa adalah orang yang sombong.Adapun orang yang berdoa tanpa disertai dengan ikhtiar adalah orang yang malas.Setelah berikhtiar dan berdoa, kita harus bertawakal kepada Allah swt.
Jika mengharapkan rida, rahmat, serta pertolongan Allah swt, kita harus memenuhi ketentuan Allah swt, yaitu dengan melakukan ibadah secara tekun.Sebaliknya, orang yang tidak memiliki harapan disebut orang yang putus asa.Putus asa merupakan sikap yang sangat berbahaya.
Ali Bin Abi Talib pernah berate .”Sesungguhnya orang alim yang benar ialah yang tida membuat orang-orang putus asa terhadap rahmat Allah dan tidak membuat orang merasa aman dari human Allah.
Oleh karena itu, para ulama adalah dokter-dokter hati yang memberikan nasihat sehingga menumbuhkan harapan bagi setiap orang.
Orang yang memili sifat raja serta mau beriktiar, berdoa, dan bertawaal akan mendapat rida Allah. Hal itu dijelaskan Alalh swt dalam ayat berikut.

Artinya:
8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadanya. yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
2.Dua Sifat yang berkaitan dengan Raja
1. Optimis
Optimis membuat seseorang lebih tenang dalam menjalani kehidupanya. Optimis adalah pandangan atas harapan harapan yang baik dalam menghadapi segala hal.
Dalam usaha mencapai cita-cita, tidak jarang kita menemui kesulitan , hambatan dan tantangan.akan tetapi,rasa optimis akan memberikan keyakinan kepada kita bahwa Allah swt pasti akan membarikan jalan keluar dari esulitan tersebut. Hal itu difirmankan Allah swt dalam ayat-ayat berikut ini.

Artinya:
87. Hai anak-anakku, pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".
Orang bija mengatakan “Kemasyhuran tidak terletak pada kenyataan bahwa kita tidak pernah jatuh.tetapi ita bangkit lagi setelah jatuh “Artinya kesuksesan dan kemasyhuran harus didahului oleh proses panjang dalam meraih cita-citanya.
Optimisme merupakan sikap yang diperlukan dalam usaha meraih cita-cita. Cita-cita akan lebih mudah diraih jika yakin akan mampu meraihnya.Keraguan akan menarik kita kejurang kegagalan.
Orang bijak berkata Aku percaya kepada diri dan kemampuan ku karena aku tahu bahwa sebutir optimism lebih besar nilainya daripada sekarung bakat yang tertidur.Yakin dan percaya kepada Allah aerta sikap optimis menciptakan mukjizat di atas dunia.
2. Dinamis
Dinamis adalah sikap penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan.Orang yang dinamis akan terus berkembang, berpikir cerdas, dan berkreasi, serta selalu beradaptasi dengan lingkungan. Orang yang dinamis tida mudah merasa puas dengan prestasi-prestasi yang telah dicapai, Ia selalu berusaha untuk meningatkan kualitas diri.
Artinya:
10. Apabila Telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Sikap dinamis memunculkan kreativitas untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif serta menjauhkan diri dari prilaku dan konsumtif.
Agar dapat memilii sikap dinamis, seorang ulama termasyhur yang bermana K.H.Mawardi Labbay memberikan enam resep berikut ini:
1. Kita supaya mengingat keutamaan menahan marah dan menyadari terpujinya sifat pemaaf, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis
2. Kita supaya mengingat pedihnya siksa Allah swt, sertamenyadari kekuasaan Allah swt, lebih besar dari pada kekuasaan diri kita .Kita juga supaya mengharapkan ampunan allah swt.Supaya di hari ahir nanti tidak mendapat siksa.
3. Kita supaya menjauhi permusuhan,iri, dan dengki yang menyebabkan pertikaian berkepanjangan.
4. Bercerminlah supaya kita melihat rupa yang jele, tak ubahnya seperti seekor anjing yang buta yang sedang mengamuk.
5. Kita supaya melakukan semua hal yang dapat mengilangkan dendam dan dengki.ita supaya merenung, mengapa kita takut dipandang rendah oleh manusia.tetapi tidak takut dipandang rendah oleh Allah swt dan Rasulullah swt di hari kiamat.
6. Renungkanlah. Apakah kita marah disebabkan oleh sesuatu yang membuat kita pantas marah? Ceritakanlah pengalaman kita kepada orang lain, apakah menurut ukuran orang lain kasus yang kita hadapi pantas dihadapi dengan rasa marah sehingga kita menyesal di kemudian hari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar